KENDAL, KOMPAS.com — Dengan dukungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PB NU) segera membangun perguruan tinggi di berbagai daerah. Untuk tahap pertama, PB NU berharap bisa membangun 10 perguruan tinggi.
Rencana itu diungkapkan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj pada halakah kiai dan ulama yang diadakan Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB), Minggu (15/4/2012) di Pondok Pesantren Alfadlu Wal-Fadilah di Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.
Halakah itu dibuka Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar serta dihadiri, antara lain, Ketua Dewan Syuro PKB KH Aziz Masyuri dan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal Helmy Faishal Zaini.
Menurut Said Aqil, untuk pertama kalinya perguruan tinggi NU akan dibuka di Cirebon, Jawa Barat. Lalu diusul di Ternate, Maluku Utara, dan daerah lainnya.
Selain itu, kata Said Aqil, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan membuka peluang dibukanya sekolah menengah kejuruan (SMK) di lingkungan pondok pesantren. Saat ini sudah ada permintaan pendirian 87 SMK di sejumlah pondok pesantren.
Said Aqil dan Muhaimin sependapat bahwa warga NU adalah bagian terbesar umat Islam di negeri ini. Namun, mereka masih tertinggal dibandingkan umat lainnya.
NU Bangun Perguruan Tinggi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)








0 komentar:
Posting Komentar